Cinta, Persahabatan & Petualangan

Cinta Adalah Awal Dimana Sebuah Persahabatan Terlahir,Serta Petualangan Yang Menjadi Cinta Begitu Bermakna



JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Luar Negeri RI merilis sebagian nama warga negara Indonesia yang selamat dari tsunami yang melanda bagian utara Negeri Sakura tersebut. Saat ini mereka tersebar di berbagai tempat pengungsian di jepang.

Laporan dari Persatuan Pelajar di Ibaraki, sebagaimana dilansir Kemlu RI, ada puluhan pelajar Universitas Tsukuba yang selamat. Rata-rata mereka mengungsi di Kampus Kasuga. Mereka adalah:
1. Ikono
2. Nur hasanah
3. Winny
|4. Muliasari
5. Ekawati
6. Cendra
7. Sidiq hidayat dan keluarga
8. Noladhi
9. Thia juwita
10. Bu dini dan keluarga
11. Yudi setiawan dan keluarga
12. Kadapi (sedang menuju Narita)
13. Desti
14. Nizam

Sementara itu, para pelajar yang menempuh pendidikan di Universitas Ibaraki mengungsi di rumah Liyantono. Mereka adalah:
1. Liyantono dan keluarga
2. Krissandi dan keluarga
3. Rida
4. Ratih
5. Cahyo di Mito

Selain itu, para WNI juga mengungsi di sekolah-sekolah dan masjid di Jepang. Berikut ini daftar yang berhasil dihimpun KBRI di Jepang.

SMP Sanjo
3-1 Sanjomachi,
Aoba-ku,
Sendai-shi
Kode Pos 981-0935
Telp. 022-234-4384

Kontak person:
Fatwa Ramdani 080-3337-5369
fatwaramdani@gmail.com

1. Fatwa Ramdani dan istri
2. Dian Syahfitra
3. William Widjaja
4. Asep Ridwan
5. Ahmad Ridwan dan istri
6. Uyi Sulaeman dan keluarga
7. Zahrul Fuadi dan keluarga
8. Alimansyar dan keluarga
9. Deni dan istri
10. Sri Maldia
11. Ajeng

Masjid Sendai
7-7-24 Hachiman,
Aoba-ku,
Sendai-shi Kode Pos 980-0871
Peta lokasi bisa diakses dari sini (klik access):
http://www.iccsendai.org/en/index.htm

1. Pak Hariyadi dan putra
2. Adam Badra Cahaya
3. Diptarama
4. Feranisa Prawita Raras
5. Rokhima Rostiani
6. Vera Yulianti Malik

SD Kunimi
2-16-1 Kunimi,
Aoba-ku, Sendai-shi
Kode Pos 981-0943
Telp. 022-234-6383
Website : http://www.sendai-c.ed.jp/~kunimida/

1. Mukti Ali dan keluarga
2. Atas Pracoyo dan keluarga
3. Eko Pradjoko
4. Bambang Winarta
5. Mohammad Farid
6. M. Bagus Adityawarman
7. Widyaningtyas

SD Tatemachi
8-1 Tatemachi,
Aoba-ku, Sendai-shi
Kode Pos 980-0822
Telp. 022-222-4078
Peta lokasi: http://www.sendai-c.ed.jp/~tatimati/map.html

1. Jimmie Hadi
2. Fajar Mega Pratama
3. Hamzah Fauzi
4. Ryan

SD Kimachi
1-7-36 Kimachidori,
Aoba-ku, Sendai-shi
Kode Pos 980-0801
Telp. 022-223-3480

1. Adrian Wahyu Agusta dan istri

Kashiwagi Shimin Senta
3-3-1 Kashiwagi, Aoba-ku, Sendai-shi
Kode Pos 981-0933
Telp. 022-233-8066
Peta lokasi : http://www.stks.city.sendai.jp/hito/WebPages/sisetu/simin/sisetu/aoba02.html

1. Puspo Edi Giriwono dan keluarga

Selain itu, ada pula puluhan WNI di Sendai yang telah berhasil dihubungi, namun tidak diketahui persis keberadaannya. Mereka adalah:

1. M. Haris Mahyuddin (mengungsi di aula sekolah)
2. Irma Safitri (terakhir turun dari Aobayama dengan mobil bersama Fatwa, lalu turun di Kawauchi)
3. Edward Rahadian (di Ecollab)
4. Alfirano (di asrama mahasiswa Jepang)
5. Aldina (mengungsi bersama teman laboratorium)
6. Antonius Pujo dan istri (bermalam di mobil)
7. Anindya Wirasatria dan keluarga
8. Nuhansyah Sulaeman dan keluarga
9. Hendri Issac Salim dan keluarga
10. Abdul Muhari dan keluarga
11. Freddy Tan dan keluarga
12. Tri dan keluarga
13. Sabaruddin Rahman
14. Ahmad Zufri
15. Arif Wicaksono
16. Yuliati Herbati
17. Titi Anggono
18. Febriani Sihombing
19. Sudirman
20. Edo
21. Intan
22. Lies
23. Amelia
24. Tini

Warga Indonesia di Sendai yang sedang berada di luar negeri/pulang:
1. Alfian Amrizal
2. Yeni Muriani
3. Martin Sirait
4. Ardiansyah Michwan
5. Aunuddin Syabba Vioktalamo
6. Tiar
7. Emmy Indah Priyanti.

Kemlu mengatakan, bagi WNI yang memerlukan atau memiliki informasi terkait kerabat yang terkena dampak gempa dampat menghubungi (+81) 90-3132-4994 atau (+81) 90-8742 6346, atau dapat melalui SMS ke nomor +81 803 506 8612.

KBRI juga dikatakan secara rutin melakukan update kondisi terkini di Jepang melalui akun Twitter @KBRITokyo, Facebook = KBRI TOKYO, dan website KBRI Tokyo di http://www2.indonesianembassy.jp/.



Bandung kota yang tak asing buat gue,dengan segala hiruk pikuknya walau sebenarnya gue bukan domisili Bandung atau besar di Bandung hanya sekedar kota persinggahan saja. Sore itu tepat pukul 5 gue susuri kota menjelang senja,melewati kemacetan yang menjadi warna kota ini.Di ufuk timur warna jingga memancarkan warnanya menandai malam akan segera tiba,lampu-lampu kendaraanpun mulai dinyalakan.
Sepeda motorku menuju sebuah sudut kota dengan udara masih segar,jauh dari polusi udara atau bising kendaraan.Dago tujuanku kali ini,bukan tanpa alasan aku kesana melainkan merefreshkan fikiran setelah lelah bekerja.
Langit mulai menarik selimut malamnya,mengganti suhu udara Kota ini. Kota yang dulu sejuk dan kini mulai memanas walau kampanye “go green” tak hentinya dilakukan. Kumandang adzan menambah riuh dan teduh, menyuarakan kebesaran akan namaNya. Sampailah Aku di Sebuah rumah bernama Rumah Kopi,sebuah Café dengan gaya traditional-modern berada disebuah perbukitan Dago.
Air wudhu mengalirkan kesejukan, membasuh segala kotoran yang menempel dalan fikiran dan hati.Teriring sebuah Do’a yang kupanjatkan untuk kedua orang tua dan keluarga tercinta,dan untuk seorang yang berada di Negri Sakura yang dilanda tsunami, semoga dalam keadaan baik seperti sebelum dia berangkat dari Kota ini.Aroma kopi tercium dari secangkir kopi hangat,kunyalakan sebatang rokok untuk mengurangi dinginnya udara malam ini.
Ku hela nafas,kujamkan mata dan ku berbisik “Kau buat aku dalam keadaan suci, semoga Engkau panggil aku dalam keadaan suci pula…”amien…!



Siang tadi aku dikejut oleh sebuah pesan singkat dari beberapa kawan terbaiku, yang memberitahukan tentang Tsunami yang melanda negara tirai bambu. Sontak fikiran ku terfokus pada seseorang disana, ke khawatiranku bertambah saat berita memuat tsunami itu juga sampai ke Iwate.

Besar harapan untuk pergi kesana, membantu mengevakuasi penduduk disana.Namun, hanya Do'a yang bisa ku panjatkatkan semoga Kau, Keluarga dan Penduduk Jepang disana bisa selamat dari bencana Tsunami.

Menunggumu

Tentangku

My Photo
Paris Van Java, Indonesia
Duhai malaikat bermata biru,Sampaikan lah rasa rinduku buat kekasih tercinta disebrang sana,katakan bahwa ku selalu menunggu untuknya dengan tulus... karna rinduku melebihi samudra yang ia sebrangi...

Blog Archive

Share |

Sahabat Baikku

Blog Archive

BlogUpp